Harga HPL per Lembar Taco vs Greenlam Tebal 0,8 mm vs 1 mm

Butuh HPL untuk kitchen set 3 meter? Harga per lembar ukuran 1220×2440 mm tebal 0,8 mm mulai Rp85 ribu untuk Decosit, Rp110 ribu untuk Taco, dan Rp130 ribu untuk Greenlam – selisih ini menentukan total biaya 8-10 lembar. Pilih tebal 1 mm jika untuk top table yang sering tergores.

Harga HPL per Lembar Ukuran 1220×2440 Tebal 0,8 vs 1 mm

Harga HPL per lembar ukuran 1220×2440 mm dengan tebal 0,8 mm adalah Rp85 ribu sampai Rp135 ribu tergantung merek dan motif. Tebal 1 mm naik Rp15 ribu sampai Rp25 ribu per lembar karena lapisan kraft lebih tebal dan lebih tahan gores. Ukuran ini standar untuk satu lembar multipleks 1220×2440, jadi hitung kebutuhan dengan membagi luas bidang dengan 2,97 m2 per lembar.

Harga HPL per lembar Taco Greenlam di toko
Harga HPL per lembar Taco, Greenlam, dan Decosit dengan tebal 0,8 vs 1 mm

Contoh kitchen set L 3 m x tinggi 0,8 m = 2,4 m2 per sisi, total 4,8 m2 butuh 2 lembar untuk pintu, tambah 1 lembar untuk dinding backdrop. Total 3 lembar Taco Rp330 ribu, Greenlam Rp390 ribu, Decosit Rp255 ribu. Selisih Rp75 ribu untuk 3 lembar bisa dipakai untuk lem kuning dan edging.

Pilih 0,8 mm jika untuk dinding dan pintu yang tidak sering terbentur; pilih 1 mm jika untuk top table, meja kerja, atau area dekat kompor yang panas dan sering dilap.

Taco vs Greenlam vs Decosit: Harga dan Kualitas

Taco HPL unggul di variasi motif kayu dan ketahanan gores sedang dengan harga tengah Rp110 ribu per lembar 0,8 mm. Greenlam unggul di ketahanan panas dan anti bakteri dengan harga premium Rp130 ribu, cocok untuk dapur dan rumah sakit. Decosit unggul di harga ekonomis Rp85 ribu dengan motif dasar, cukup untuk backdrop dan furniture kamar.

Merek Harga 0,8 mm Keunggulan
Taco Rp110 ribu Motif kayu banyak, gores sedang
Greenlam Rp130 ribu Tahan panas, antibakteri
Decosit Rp85 ribu Ekonomis, motif dasar

Pilih Taco jika butuh motif kayu natural; pilih Greenlam jika untuk dapur dekat kompor; pilih Decosit jika budget terbatas untuk kamar tidur.

Motif Kayu, Polos, dan Beton: Selisih Harga

Motif HPL kayu natural dan beton ekspos umumnya Rp10 ribu lebih mahal dari motif polos putih atau abu dalam merek yang sama. Motif kayu dengan tekstur emboss butuh cetakan lebih dalam sehingga harga naik, tapi terlihat lebih mirip kayu asli dari jarak 1 meter.

Untuk kitchen set, motif kayu vertical grain banyak dipakai karena sambungan nat tidak terlihat. Untuk backdrop TV, motif beton atau marmer polos lebih netral. Cek stok jenis HPL dan fungsinya agar motif sinkron dengan lantai.

Cara Hitung Kebutuhan Lembar HPL agar Tidak Kurang

Kebutuhan HPL adalah luas bidang dibagi 2,97 m2 per lembar, tambah 10% untuk potongan dan arah serat. Jangan hitung pas tanpa cadangan – potongan di sudut dan lubang handle butuh sisa, dan arah serat kayu harus searah agar tidak belang.

Contoh lemari 2 m x 2,4 m = 4,8 m2, bagi 2,97 = 1,6 lembar, tambah 10% = 1,8 lembar, bulatkan 2 lembar. Jika motif kayu, tambah 1 lembar ekstra jika tinggi melebihi 2440 mm karena sambungan horizontal terlihat. Untuk dinding 3×3 m = 9 m2, butuh 3 lembar pas, beli 4 lembar untuk cadangan potongan jendela.

Lem dan Cara Pasang yang Mempengaruhi Biaya Total

Biaya total pasang HPL bukan hanya harga lembar, tapi lem kuning Rp35 ribu per kaleng untuk 3 lembar, edging PVC Rp8 ribu per meter, dan jasa tukang Rp50 ribu per lembar. Lem kuning butuh 2 sisi dioles dan tunggu 15 menit sampai kering sentuh sebelum ditempel, jika langsung tempel daya rekat turun 40%.

Kesalahan umum adalah pakai lem putih PVAc untuk HPL – tidak tahan panas dan mudah lepas di dekat kompor. Gunakan lem kuning solvent untuk daya rekat panas. Lihat cara pasang HPL di multipleks untuk urutan tekan dan potong agar tidak menggelembung.

Terasly SEO
Terasly SEO